JAKARTA – Dalam ajaran Islam, setelah seseorang meninggal dunia, dia akan mengalami kehidupan di alam kubur sebelum terjadi kebangkitan pada Hari Kiamat. Tentang kehidupan para nabi dalam alam kubur, ada beberapa hadits yang memberikan beberapa informasi tentang hal tersebut. Dalam hadits-hadits yang diriwayatkan disebutkan bahwa nabi hidup dengan keadaan yang berbeda di alam kubur. Ia mendapatkan kenikmatan dan keberkahan dari Allah SWT, serta diberikan kemuliaan dan kedudukan yang tinggi. Begitu juga dengan kehidupan para syuhada di alam kubur. Berikut salah satu hadits yang menjelaskan tentang kehidupan para nabi di alam kubur عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اْلأَنْبِيَاءُ أَحْيَاءٌ فِى قُبُوْرِهِمْ يُصَلُّوْنَ "Diriwayatkan dari Anas bahwa Rasulullah SAW bersada Para nabi hidup di kuburannya, mereka melakukan sholat." HR al-Baihaqi dalam Hayat al-Anbiya' fi Quburihim I/72 dan Abu Ya'la No 3425. Terkait status hadits ini para ulama ahli hadits menilai sahih, seperti al-Hafidz Ibnu Hajar. Sedangkan khusus kehidupan orang yang mati dalam peperangan membela agama Allah ST atau para syuhada dijelaskan dalam Alquran sebanyak dua kali, yaitu وَلَا تَقُوْلُوْا لِمَنْ يُّقْتَلُ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ اَمْوَاتٌ ۗ بَلْ اَحْيَاۤءٌ وَّلٰكِنْ لَّا تَشْعُرُوْنَ Artinya “Dan janganlah kamu mengatakan orang-orang yang terbunuh di jalan Allah mereka telah mati. Sebenarnya mereka hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.” QS al-Baqarah ayat 154. وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ قُتِلُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ اَمْوَاتًا ۗ بَلْ اَحْيَاۤءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُوْنَۙ Artinya “Dan jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; sebenarnya mereka itu hidup di sisi Tuhannya mendapat rezeki.” QS Ali Imran 169. Namun, penting untuk dicatat bahwa rincian tentang kehidupan nabi di alam kubur bukanlah bagian dari pokok ajaran Islam. Kehidupan di alam kubur adalah bagian dari kepercayaan yang bersifat metafisik dan tidak dapat diketahui secara pasti kebenarannya dalam dunia ini. Baca juga Terpikat Islam Sejak Belia, Mualaf Adrianus Jawaban Atas Keraguan Saya Selama Ini Dalam Islam, fokus utama adalah pada kehidupan di dunia ini dan persiapan untuk kehidupan di akhirat. Oleh karena itu, umat Islam lebih dianjurkan untuk berpegang pada ajaran Islam yang diajarkan Nabi Muhammad SAW selama hidupnya di dunia, seperti menjalankan perintah Allah SWT dan meninggalkan larangan-Nya, beribadah dengan sungguh-sungguh, dan memperbaiki akhlak dan hubungan dengan sesama manusia. BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini
NamaNama Nabi dan Rasul Allah - Di dalam agama islam Nabi dan Rasul adalah seorang utusan Allah yang ditugaskan untuk mengajarkan misi dan tugas tertentu. Yakni mengajarkan agama dan syariat islam. Dan diwajibkan pula bahwa seluruh umat islam untuk taat dan beriman kepadanya yakni para Nabi dan Rasul Allah. Ibarat rumah, rukun iman ada 6. Jakarta - Lazimnya, seorang anak memiliki ayah dan ibu. Mereka berdualah orang yang harus dihormati dan disayangi. Namun, tak semua begitu. Ada pengecualian untuk dua Nabi yang tak memiliki ayah di dunia ini, yakni Nabi Nabi Adam AS dan Nabi Isa AS. Nabi Isa Nabi Isa lahir di BetlehemBaitullahm, Palestina. Daerah tersebut terletak di antara dua dataran dengan ketinggian 750 meter di atas permukaan laut. Jaraknya kurang lebih 10 kilometer arah selatan dari Masjid al-Aqsa di Yerusalem. Celaka, Ini Orang yang Tidak Akan Melihat Rasulullah SAW di Hari Kiamat Yang Terjadi Saat Malaikat Israfil Meniup Sangkakala Hari Kiamat, Disebut dalam Al-Qur'an 10 Tanda Kiamat Menurut Ulama NU Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari Dalam buku berjudul Kelahiran Nabi Isa karya Mohd. Zaid Sani, 2003, tertulis telah lahir seorang anak laki-laki dari rahim seorang perempuan suci bernama Maryam binti Imran. Dia adalah Nabi Isa AS. Suatu hari, Maryam yang tengah menyendiri di sebuah tempat kaget karena didatangi oleh Malaikat Jibril yang menyamar menjadi seorang pria. Dia pun memanjatkan doa yang kemudian diabadikan dalam Al-Qur'an surat Maryam ayat 18 yang artinya "Sungguh, aku berlindung kepada Tuhan Yang Maha Pengasih terhadapmu, jika engkau orang yang bertakwa". Malaikat Jibril pun berusaha menenangkan Maryam yang terlihat amat ketakutan, "Sesungguhnya aku hanyalah utusan Tuhanmu, untuk menyampaikan anugerah kepadamu seorang anak laki-laki yang suci," kata Malaikat Jibril. Maryam semakin kaget saat mendengar ucapan Malaikat Jibril. Dia tidak bersuami, tak pernah bersentuhan dengan laki-laki dan ia juga bukan seorang pezina, bagaimana mungkin dia bisa memiliki seorang anak. Tapi Malaikat Jibril meyakinkan bahwa bagi Allah SWT hal itu mungkin saja terjadi atas kehendak-Nya. Saksikan Video Pilihan iniPiknik, Berbagi Bahagia dengan Anak Yatim BanjarnegaraMukjizat Nabi IsaTak lama kemudian, Maryam pun hamil. Perempuan suci yang dijamin masuk surga itu pergi mengasingkan diri hingga tiba di Betlehem. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Maryam berhenti di sebuah dataran tinggi dan bersandar di bawah pohon kurma. Di tempat inilah konon Nabi Isa dilahirkan. Setelah melahirkan Nabi Isa, Maryam kembali menemui kaumnya. Maryam mendapat banyak pertanyaan mengenai ayah dari anak yang dilahirkannya. "Wahai Maryam, sesungguhnya engkau telah membawa sesuatu yang sangat mungkar. Wahai saudara perempuan Harun, ayahmu bukan seorang yang buruk perangai dan ibumu bukan seorang perempuan pezina," kata salah seorang dari mereka. Saat itulah muncul keajaiban pada Nabi Isa yang masih bayi dan dalam ayunan sang ibu diberi keajaiban Allah SWT untuk bisa berbicara. Nabi Isa kecil menjawab, membela sang ibu dari keraguan kaumnya "Sesungguhnya aku hamba Allah, Dia memberiku Kitab Injil dan Dia menjadikan aku seorang Nabi. Dan Dia Allah menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku melaksanakan shalat dan menunaikan zakat selama aku hidup." Keajaiban Nabi Isa ini disebutkan dalam Al-Quran Surat Maryam ayat 30 dan 31. Allah SWT berfirman dalam Surat Maryam ayat 34 dan 35 "Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya 'jadilah', maka jadilah ia."Kisah Nabi AdamAllah memerintahkan kepada para malaikat untuk mengambil tanah di Bumi untuk menghidupkan Nabi Adam AS. Nabi Adam merupakan manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT yang menjadi nabi dan pemimpin di muka bumi Hal ini sebagaimana tercantum dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 30 yang berbunyi "Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada pada malaikat, 'Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". QS. Al-Baqarah 30 Allah SWT menciptakan manusia sebagai makhluk sempurna yang dibekali dengan akal, tubuh dan jiwa. Para malaikat pun diminta untuk bersujud kepada Nabi Adam sebagai bentuk penghormatan. Namun iblis menolak untuk bersujud karena mereka merasa lebih baik dari manusia karena diciptakan dari api. Hal ini membuat Allah SWT murka dan mengusir iblis dari surga dan menuju neraka. Nabi Adam menetap dan hidup di surga dalam beberapa waktu. Hingga suatu ketika, ia merasa bosan dan Allah SWT menciptakan Hawa dari tulang rusuknya. Keduanya diizinkan untuk tinggal di surga dengan syarat tidak mendekati pohon Khuldi Nabi Adam dan Hawa mematuhi aturan tersebut hingga perlahan setan merayu mereka dengan tipu dayanya. Akhirnya ia memetik buah dari pohon tersebut dan memakannya bersama Hawa. Setelah itu mereka diperintahkan Allah SWT untuk turun ke bumi. Mereka diturunkan di tempat berbeda dan berusaha mencari satu sama lain selama 40 tahun. Akhirnya mereka berdua bertemu di Padang Arafah atau Jabal Rahmah. Setelah turunnya Nabi Adam dan Hawa dari surga, keduanya memohon ampun kepada Allah SWT dan bertobat atas perbuatannya. Mereka kemudian membangun keluarga dengan melahirkan 40 anak kembar. Penulis Putry Damayanty* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.Semuasepakat bahwa anak Nabi Ibrahim yang pertama adalah Ismail dan yang kedua adalah Ishaq. Sebelum punya anak, Ibrahim memohon kepada Allah agar diberi anak. Ya Tuhanku, Berilah Aku keturunan yang shalih. (QS As-Shaaffaat: 100) Karena tidak mungkin Ibrahim meminta anak ketika sudah punya anak pertama.
Salah satu sudut kota Betlehem. LONDON - Selama ratusan tahun umat Nasrani melakukan perjalanan ke Bethlehem untuk menapak tilas kehidupan Yesus. Namun sepertinya selama ini mereka telah salah dari laman London Times, anak dari Maria ini tidaklah lahir di Bethlehem yang berada di Tepi Barat, Palestina. Arkeolong berpendapat Bethlehem yang dimaksud adalah sebuah desa kecil yang berada di wilayah Galilea, sekitar 100 km ke ini bukanlah pertama kalinya diungkapkan. Israeli Antiques Authority IAA telah berbicara tentang bukti yang ditemukan di penggalian yang merujuk pada lokasi kelahiran Yesus atau Nabi Isa. Arkeologi Senior IAA Aviram Oshri menjelaskan, akan lebih masuk akal ketika Maria atau Maryam yang menunggangi keledai di bulan-bulan terakhir kehamilan melahirkan Nabi Isa di Bethlehem di Galilea. "Dari Nazaret ke Bethlehem di Galilea hanya berjarak 7 km sementara Bethlehem di tepi barat Palestina jaraknya lebih dari 150 km," ujar Oshri kepada NPR. Ia juga menjelaskan Bethlehem di Tepi Barat atau juga disebut Yudea bahkan belum berpenduduk pada abad pertama. Alkitab telah mencatat Nabi Isa sebagai 'Yesus dari Nazaret'. National Geographic pun mencatat sepenggal ayat dari Alkitab tentang asal usul Nabi Isa, yaitu di surat Yohannes 7 41-43. Oshri telah menuliskan bagian yang mengubah persepsinya di Majalah Arkeologi pda 2005."Saya belum pernah mempertanyakan sebelumnya tentang asumsi Nabi Isa lahir di Bethlehem di Yudea," kata Oshri. Namun, awal 1990-an ketika bekerja sebagai arkeolog untuk IAA dia dikontrak melakukan penggalian penyelamatan di sekitar proyek bangunan dan infrastruktur di desa kecil dan terpencil di Galilea. Ketika bekerja di sana, beberapa orang yang tinggal meyakinkannya bahwa Nabi Isa telah lahir di desa ini, bukan di daerah selatan. "Penasaran, saya meneliti bukti arkeologis Bethlehem di Yudea dan tidak menemukan apa-apa. Ini sangat mengejutkan karena sisa Herodian seharusnya menjadi hal utama yang harus ditemukan. Yang lebih mengejutkan adalah apa yang telah ditemukan oleh penggalian selama 11 tahun di Bethlehem Galilea," kata menghentikan penggalian pada 2006 karena kehabisan dana. Kini tidak ada lagi yang berinvestasi untuk penggalian di Bethlehem Galilea. Oshri berpendapat setiap bukti baru belum tentu akan mengubah sesuatu. "Kekristenan bersandar pada Perjanjian Lama, dan di dalamnya Mesias berasal dari rumah keluarga Daud dan Bethlehem di Yerusalem," ujar Oshri kepada London telah menunjuk Gereja Bethlehem yang selama ini dianggap sebagai tempat kelahiran Yesus menjadi situs warisan dunia, November lalu. AFP melaporkan sepanjang 2012 pengunjung Bethlehem Yudea mencapai 15 ribu orang. SebelumIsmail terlahir, Nabi Ibrahim senantiasa berdoa setiap malam meminta diberikan anak yang saleh. Ketika Nabi Ismail lahir, Allah memberikan perintah agar Nabi Ibrahim beserta anak dan istrinya meninggalkan Palestina. Mereka pun pergi menyusuri gersangnya padang pasir, hingga akhirnya mereka tiba di sebuah lembah tandus Lembah Bakkah yang Kisah Nabi Isa dingkat ke langit oleh Allah SWT, sumber foto Nabi Isa Diangkat ke Langit oleh AllahKisah Nabi Isa dingkat ke langit oleh Allah SWT, sumber foto karena ucapan mereka "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang pembunuhan Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak pula yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi yang sebenarnya, Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya Isa sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka." QS. An-Nisa’ 157-15912peristiwa mengagumkan yang terjadi menjelang hari lahir Nabi Muhammad SAW.
JAKARTA— Perjuangan rakyat Palestina untuk membebaskan diri dari kejahatan Israel mengingatkan umat Islam terhadap perjuangan para sahabat alaihasalam. Siapa saja para pejuang dari kalangan sahabat Nabi Muhammad SAW yang pernah berjihad membebaskan tanah Palestina? Berikut ini penjelasan pendakwah Ustadz Rafiq Jauhary Lc dalam paparannya kepada Ahad 16/5 bin Khattab Ustadz Rafiq Jauhary memperkenal sosok Umar bin Khattab dan Prestasinya. Di antara julukan yang disematkan pada Khalifah kedua dalam Islam Umar bin Khattab adalah Sang Penakluk’. "Sebuah julukan hebat yang diberikan kepada seorang yang mampu meruntuhkan Kerajaan Persia dan mengusir Romawi dari bumi Syam, bahkan pimpinan tertingginya Heraklius pun terpaksa harus melarikan diri ke Konstantinopel kini dikenal menjadi Istanbul, Turki," katanya. Prestasi besar yang ditorehkan Umar bin Khattab dapat dilihat di tahun kedua dalam kepemimpinannya, dimana beliau beserta pasukannya sejumlah orang di bawah panglima Abu Ubaidah bin Jarah mampu menaklukkan Baitul Maqdis, Palestina. Cerita ini bermula dari tahun pertama menjabat sebagai Khalifah di tahun ke-13 H Umar bin Khattab membuat sebuah keputusan fenomenal. Umar mencopot Khalid bin Walid dari jabatannya sebagai panglima tentara dan menyerahkannya pada Abu Ubaidah bin Jarah. "Kebijakan ini mulanya menjadi perbincangan yang hangat, tentu saja karena saat itu Khalid bin Walid memiliki prestasi yang sangat cemerlang," katanya. Tidak ada satu wilayah pun yang dilalui Khalid melainkan pasti ditaklukkannya, akan tetapi justru karena itulah beliau mencopotnya dengan alasan kekhawatirannya jika masyarakat berubah mengkultuskan Khalid, seolah dialah pembawa kemenangan. 2. Abu Ubaidah bin Jarah Sahabat Abu Ubaidah sebagai panglima tentara. Abu Ubaidah yang harus menyesuaikan diri dengan puluhan ribu pasukannya pun akhirnya di tahun pertama mampu menusukkan serangannya ke Ibu Kota negeri Syam, Damaskus. Kota yang dikatakan sebagai surga dunia ini pun berhasil dibebaskan sehingga menjadi awal bergetarnya dominasi Romawi di negeri Syam. Para komandan di bawah kepemimpinannya pun mampu menunjukkan prestasi bagus, termasuk di antaranya adalah seorang komandan bernama Amru bin Ash yang berhasil memperdaya seorang jenderal terkemuka Romawi, Aretion. Dirinya pun digelari Aretion Arab. Amru bin Ash kemudian mengirimkan surat kepada Umar bin Khattab, dia mengatakan, "Sesungguhnya saya sedang menghadapi peperangan yang sangat sulit untuk ditaklukkan. Adalah kota yang sengaja saya khususkan bagi Anda, terserah mau Anda apakan," katanya. Begitu membaca surat ini Umar pun langsung memahami bahwa komandan ini bukan sedang bercanda, dan Umar pun paham bahwa kota yang dimaksud adalah Baitul Maqdis / Palestina. Pasukan Islam Dalam peperangan itu kendali tertingi tetap berada di bawah Panglima Abu Ubaidah bin Jarah. Untuk menguasai Palestina dari cengkraman Romawi, Ubaidah memiliki 35 ribu pasukan yang dipimpin tujuh komandan, masing-masing dari mereka memiliki pasukan. Mereka adalah Khalid bin Walid Yazid bin Abu Sufyan Syurahbil bin Hasanah kavaleri berkuda Mirqal bin Hasyim Musayib bin Najiyah Qais bin Hubairah Urwah bin Muhalhil Ali Yusuf BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini
Silahkankalian simak kisah Nabi Luth AS dalam memerangi kemaksiatan yang merajalela di buku ini." 8. Nabi Ismail. Daerah ini sekarang termasuk ke dalam wilayah negara Palestina. Beliau wafat pada usia ke 180 tahun. Nabi Isa adalah Nabi yang tak memiliki ayah dan lahir dari seorang wanita suci bernama Maryam. Beberapa mukjizat Nabi
- Kisah Nabi Isa banyak dijelaskan dalam ayat-ayat Al-Quran mulai dari kelahirannya, diangkatnya beliau ke langit oleh Allah SWT dan kembalinya pada saat akhir zaman. Nabi Isa adalah salah satu utusan Allah yang diperintahkan untuk menyebarkan agamanya, ia termasuk dalam 25 nabi yang wajib dipercayai menurut agama Islam. Isa lahir di Betlehem, Palestina. Dalam agama Islam Nabi Isa dikenal dengan gelar Ulul Azmi. Berikut adalah kisah lengkap tentang Nabi isa. Dilahirkan Tanpa Sosok Ayah Baca Juga Singgung Kisah Nabi Ibrahim, Inara Rusli Berdoa Mengharap Mukjizat di Sidang Perdana dengan Virgoun Salah satu mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Isa adalah ia dilahirkan tanpa seorang sosok ayah. Dikisahkan suatu hari ibu Nabi Isa, Maryam sedang mengasingkan diri ke sebuah tempat ibadah, pada saat itu pula Allah SWT mengutus malaikat Jibril untuk menemui Maryam. Terjadinya peristiwa tersebut dikisahkan dalam surat Maryam ayat 19 yang menyebutkan bahwa Maryam akan melahirkan seorang anak laki-laki. Maryam sempat mengelak karena pasalnya tidak ada satu orang pun laki-laki yang menyentuhnya, lalu malaikat Jibril menjelaskan bahwa itu adalah kebesaran Allah SWT. Terjadilah apa yang Jibril sampaikan, Maryam mengandung tanpa seorang suami. Kelahiran Isa seolah menjadi malapetaka bagi Maryam, ia dituduh sebagai pezina dan dikucilkan. Namun Maryam percaya bahwa itu semua merupakan takdir yang Allah gariskan kepadanya, oleh karena itu ia tetap sabar dalam menghadapinya. Bisa Berbicara saat Bayi Pada suatu kejadian saat Maryam mendapat hinaan dari kaumnya ia namun ia tidak menjawab, ia hanya memberikan isyarat kepada Isa kecil. Atas izin Allah Nabi Isa bisa berbicara untuk membela ibunya, kejadian ini diabadikan dalam surat Maryam ayat 30 yang artinya seperti berikut Baca Juga 5 Nabi dengan Gelar Ulul Azmi, Siapa Saja? “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Ia telah beri kepadaku kitab Injil, dan Ia telah menjadikan aku seorang Nabi. Ia telah menjadikan aku orang yang berbakti di mana saja aku berada, dan Ia mewajibkan aku sembahyang dan membayar zakat selama aku hidup. Dan Ia menjadikan aku berbakti kepada ibuku, dan ia tidak menjadikan aku orang yang sombong celaka’. Serta keselamatan bercucuran atasku pada hari aku dilahirkan dan pada hari aku akan mati, dan pada hari aku akan dibangkitkan dalam keadaan hidup.”.