SABARITU INDAH..BERSABARLAH DENGAN KERENAH UMAT DUNIA Dicatat oleh Unknown di 10/18/2013. E-melkan Ini BlogThis! Kongsi ke Twitter Kongsi ke Facebook Kongsi ke Pinterest. Tiada ulasan: Catat Ulasan. Catatan Terbaru Catatan Lama Laman utama. Langgan: Catat Ulasan (Atom) PEMILIK LEGASI.
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun " Al-Baqarah 155-156 Disebutkan dalam Al-Quran kata SABAR sebanyak 90 kali. Dinataranya mengandung pujian Allah terhadap para hamba-hambanya yang sabar, menerangkan pahala orang-orang yang sabar, atau menerangkan nilai yang diraih orang-orang yang sabar dan bahkan menggabarkan kecintaan Allah kepada orang-orang yang sabar. “Maka Bersabarlah Dengan Sabar Yang Baik, sesungguhnya mereka memandang siksaaan itu mustahil. Sedangkan Kami memandangnya mungkin terjadi. Al-Ma’arij 5-7” Fasbir Sabran Jamila, sebuah nasehat suci dari Sang Maha Suci kepada pembawa ajaran Suci, Rasulullah Muhammad alaihi salatu wassalam, ketika para kafir quraisy enggan menerima seruannya ke jalan yang benar. Siksaan dan ejekan tak luput selalu diarunginya. Ditafsirkan ayat tersebut oleh DR Aid AL-Qorni, seorang penulis dan sastrawan muslim asal Saudi Arabia, sebagai berikut Wahai Muhammad… Jika kebatilan menyerangmu, kejahatan menentangmu, Fasbir Sabran Jamila !! Jika hartamu sedikit, dan kesedihan pun menimpamu, Fasbir Sabran Jamila !! Jika para sahabatmu terbunuh dalam peperangan, dan para pengikutmu berkurang, Fasbir Sabran Jamila !! Jika semakin banyak orang yang memusuhimu padahal kamu menyeru kebaikan dan para pembangkan mengelilingimu, Fasbir Sabran Jamila !! Jika mereka menjebakmu dan mengamcammu, Fasbir Sabran Jamila !! Jika anakmu, istrimu dan kerabatmu meninggal dunia, Fasbir Sabran Jamila !! Fasbir Sabran Jamila, seruan indah kepada semua manusia yang tak luput dari dinamika dan problematika sosial, di rumah, di kampus, di tempat kerja dan di tempat-tempat umum lainnya. Siapapun manusianya, dia pasti memiliki egoisme dan amarah, namun keaktifan dua sifat tersebut bergantung kepada manusianya. Tidak ada manusia yang tidak butuh terhadap sabar. Kesabaran adalah sebuah keniscayaan bagi mnusia. Dan tuntutanya, bagaimana manusia bisa mengasah kesabarannya?? Inilah “madrasah” Allah SWT dan Rasulul-Nya dalam mendidik kita agar mampu mengendalikan sifat egoisme dan amarah dengan untaian mutiara “Fasbir Sabran Jamila” Raslululah SAW, dimusuhi oleh pamannya Abu lahab sebelum orang lain memusuhinya. Buah hatinya meninggal di pangkuannya saat berusia 2 tahun, air matanya pun menetes membasahi pipi sang buah hati. Segera Ia memandikannya dan menguburkannya. Sepulangnya dari pemakaman ia pun tersenyum. Fasbir Sabran Jamila !! Rasulullah SAW, di usir dari tanah kelahirannya saat istri kesayangannya dan pamannya Abu Thalib yang selalu mem-back up-nya pergi ke rahmatullah. Penduduk di kampungya bersekongkol memilih para pemuda tangguh dari setiap qabilah suku, dan mereka mengelilingi rumahnya di kegelapan malam untuk membunuhnya. Dengan perlindungan Allah Rasul pun meninggalkan kampung halamannya. Fasbir Sabran Jamila !! Rasulullah SAW, bersama Abu Bakar bersembunyi di Gua Tsur saat hijrah ke Madinah, sedangkan kaki-kaki kaum kafir saat itu nampak berpijak di depan gua. Dengan rasa takut Abu bakar berkata “Wahai rasulullah jika salah seorang diantara mereka menundukkan kepalanya ke arah gua, maka akan melihat kita” dengan senyum Rasul menjawab “wahai Abu bakar, jika dua orang berkumpul maka Allah lah yang ketiga” “Wa la tahzan innallaha ma’ana jangan bersedih sungguh Allah bersama kita” Ta-taubah 40 Fasbir Sabran Jamila !! “Dan bersabarlah kamu bersama orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas”. AL-Kahfi 28 Fasbir Sabran Jamila !! Nasehat suci yang juga ditujukan untuk melakukan perbuatan suci, beribadah. Rasulullah Meletakkan batu sebagai pengganjal perutnya disaat perutnya kempis tanda lapar. Dan bersabar untuk berpuasa menahan lapar di saat tak tersedia makanan di pagi harinya. Bersabar menahan kantuk untuk melaksanakan shalat malam. Bersabar menahan luka pada tumitnya akibat lamanya ia berdiri dalam shalat malamnya. Bersabar untuk menghadap Allah dengan membaca surat Al-Baqarah yang begitu panjang saat shalat dalam kesedniriannya. Bersabar menahan sakit demi mendapatkan shalat jamaah bersama para sahabatnya. Bersabar untuk tidak makan demi menghormati dan memuliakn tamunya. Masya Allah adakah orang yang semulai ini. Sungguh pantas engkau wahai Rasulullah untuk menjadi sauri tauladan bagi kami. Rasulullah SAW, tanah menjadi lantai rumahnya, atapnya setinggi uluran tangannya. Dan jika berbaring tidur, kaki dan kepalanya menyentuh dinding rumahnya. Ditawarkan Jibril agar Allah merubah gunung batu menjadi gunung emas untuknya, ia pun menolaknya. Fasbir Sabran Jamila !! Rekan-rekanku, kemampuan Rasulullah SAW memahami hakikat sabar dan merenungi ayat “Fasbir Sabran Jamila” membuat ia begitu tahan banting terhadap berbagai halangan dan rintangan. Akhirnya, selepas membaca nasehat ini, semoga kita yang keluar dari kampung halaman karena niat menimba ilmu bukan karena terusir, juga mampu bersabar dalam menghadapi semua problematika kehidupan yang fana ini dan sabar dalam menyiapkan saham serta investasi sebagai bekal di akhirat kelak. Sabar dalam menjalani shalat dan tidak tergesa-gesa. Sabar untuk duduk bersimpuh beberapa menit setelah shalat mengadu dan mengulurkan tangan kepada Allah, tanda meminta dan memohon. Dan juga sabar untuk selalu mengulurkan tangan kepada orang yang membutuhkan, tanda peduli dan memberi. Agar kita termasuk orang-orang yang dicintai Allah. Amiin. Percayalah, sungguh waktu akan membisikkan hikmahnya. Wallahu a’lam. Rahmat Hidayat Lubis Tripoli Libya, 19 Nov 2008. 13. 36 waktu Libya. Alumni Pon-Pes Daar El-Qolam Gintung Mahasiswa di Faculty of Islamic Call, The Specialization of call and civilization. Tripoli Libya Kesabaranitu adalah pohon besar yang mesti berakar, berbatang, bercabang, berdaun dan berbuah. Akar dari sabar itu adalah yakin, iman kepada Allah. Bahwa jika kita berbuat baik mesti akan berbalas baik. Jika kita sabar maka kita dapat Allah. Karena Allah Maha Sabar. Jadi wajar jika kita sabar maka semua baik dan indah pada ujungnya.
AlQuranPediaOrg - Bersabar adalah salah satu amalan yang sangat mulia. Wajib bagi kita bersabar atas kondisi apapun. Para 'ulama membagi sabar menjadi 3, sabar dalam melaksanakan ketaatan, sabar dalam menghadapi cobaan dan sabar dalam menjauhi maksiat. Sabar itu sangatlah sulit dan tidaklah mudah. Maka dari itu kita harus selalu melatih diri kita agar terus bersabar. Banyak ayat Al-Quran

ChanelMuslimCom - Terdapat dua ayat dalam Al Qur'an yang akan menjadi pembuka tulisan ini. Ayat yang pertama, " Jika kalian bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu. (QS Ibrahim : 7)". Ayat yang kedua, "maka bersabarlah dengan kesabaran yang indah. (QS Al Ma'arij : 5)". Dua ayat tersebut, sangat sering diperdengarkan

Allahmemang akan selalu mempersembahkan yang terbaik dalam hidup kita, tapi bukan berarti akan mudah dan tanpa rintangan. Beranda Featured Bersabarlah, Karena Buah Dari Kesabaran Itu Akan Menghantarkan Kita Pada yang Indah. Karena Buah Dari Kesabaran Itu Akan Menghantarkan Kita Pada yang Indah. Ahmad Rizal zailani - Featured. 4 وَلَنَبۡلُوَنَّكُمۡحَتَّىٰ نَعۡلَمَ ٱلۡمُجَٰهِدِينَ مِنكُمۡ وَٱلصَّٰبِرِينَ. "Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kalian agar Kami mengetahui (menampakkan) orang-orang yang berjihad dan orang-orang yang bersabar di antara kalian." (Muhammad: 31) Pemenangnya adalah orang-orang yang bisa bersabar.
Bersabarlahdan Kuatkan Kesabaran. Sabar adalah bekal berharga yang harus dimiliki oleh seorang beriman dalam menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupan. Bahkan dalam surat Ali Imran ayat 200, Allah subhanahu wa ta'ala menyeru orang-orang beriman untuk memperkuat kesabaran. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا
Sesungguhnyahanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa hisab (batas). (Az-Zumar: 10) Sa'id ibnu Jubair mengatakan bahwa sabar itu merupakan pengakuan seorang hamba kepada Allah atas apa yang menimpanya, dan ia jalani hal ini dengan penuh ketabahan karena mengharapkan pahala yang ada di sisi-Nya.

Karenajawabannya "hanya kamu yang mampu menghadapi ujian itu". Allah juga sudah menyiapkan jalan keluarnya, sungguh semua sudah ada jalannya. Allah hanya ingin melihat kesungguhan hambanya dalam memohon dan mendekat padaNya. Kita bisa belajar dari kisah-kisah para Nabi terdahulu. Bila dibandingkan dengan kita, ujian mereka jauh lebih berat.

.
  • 272fhyf8ek.pages.dev/390
  • 272fhyf8ek.pages.dev/229
  • 272fhyf8ek.pages.dev/449
  • 272fhyf8ek.pages.dev/93
  • 272fhyf8ek.pages.dev/137
  • 272fhyf8ek.pages.dev/385
  • 272fhyf8ek.pages.dev/443
  • 272fhyf8ek.pages.dev/390
  • bersabarlah dengan sabar yang indah